Kesenian Budaya Pencak Silat Kuda Putih Dari Ramban Wetan

Krajan 1, Ramban Wetan-Sabtu (21/01), mengadakan kesenian pencak silat khas Ramban Wetan. Seni Budaya dinamakan “pencak silat kuda putih” adalah kesenian tradisional yang di miliki oleh desa Ramban Wetan di pimpin oleh Bapak Suradi selaku kasun krajan 1. Kegiatan tersebut di laksanakan tiap seminggu sekali.

Kesenian Silat kudah putih tidak hanya diikuti oleh warga ramban wetan, melainkan dari berbagai daerah bondowoso bahkan sampai di situbondo. Pendiri kesenian silat kuda putih ini didirikan oleh Raden Suto, dan diturunkan secara turun-temurun. Seni pencak silat ini didirikan oleh Raden Suto, dan diteruskan oleh keturunanya sampai sekarang. dalam kegiatan ini, tidak sembarang orang bisa melakukannya. mereka harus giat berlatih, dan mampu menjaga kekuatan tubuh. kegiatan ini tidak hanya diikuti orang dewasa saja, melainkan ada pula yang masih remaja, bahakan anak-anak.

Bapak suradi menyatakan, dalam mengajar pencak silat ini bisa dilakukan oleh orang yang bukan keturunan dari Raden Suto, namun, harus meminta izin terlebih dahulu kepada keluarga, kalau tidak akan mengakibatkan kejadian yang buruk dalam melakukan kegiatan tersebut. pernah kejadian, sewaktu menagjar tidak meminta izin kepada pihak keluarga, ujungnya sewaktu bertanding, salah satu murid terkena luka celurit, hingga akhirnya meninggal. hal itu menjadi  mitos bagi masyarakat di krajan, sehingga harus berhati-hati untuk melakukan kegiatan pencak silat kuda putuh tersebut.

tujuan pencak silat kuda putih ini, selain sebagai arisan juga sebagai bentuk kekompakan antar daerah, dan juga melatih kekuatan tubuh untuk hal-hal yang positif. berkelahi bukan menonjolkan kekuatan saja, melainkan ada taktik dan cara tertentu supaya kekutan itu bisa digunakan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*